.:. the singing baby .:.

Semenjak menginjak usia 11 bulan, Ahsan sudah bisa bersenandung mengikuti irama lagu-lagu yang sering dinyanyikan padanya. Lagu yang paling sering disenandungkannya saat itu (dan hingga kini) adalah Cicak-cicak di dinding. Kalau blog ini bisa menyimpan rekaman suara merdunya, pasti sudah Mamy post arsipnya :D.

Awalnya memang Mamy tidak sadar. Beberapa kali saat ia sedang menyusui, Ahsan berhenti untuk melirik sejenak dan tertawa. Kemudian ia melanjutkan tertawanya dengan dengungan panjang, membentuk irama. Berhubung otak Mamy juga seringkali super attuned terhadap irama musik, it didn’t take me too long to realize bahwa yang didengungkannya adalah irama lagu “Menanam Jagung” , kira-kira di bait “mari kawan kita bersama, menanam jagung di kebun kita” dan “cangkul-cangkul-cangkul yang dalam“. WOW! That surprised me a lot! My son now can humm with rhyme! He’s achieving a new developmental milestone now, communications!

Berikut ini koleksi lagu-lagu Ahsan:

  • Menanam Jagung (humming)
  • Balonku (saying some of its words together “kelabu” “dorr” while we sing to him)
  • Bebek-bebekku (waiting till we reached some rhymes, then sing along “Hei” together till the song ends)
  • Cicak didinding (humming, saying some of its words, and seemed so excited everytime I continue the remaining lyrics (of what he has been singing)with words )

August 30, 2006. Milestones.

Leave a Comment

Be the first to comment!

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback URI

%d bloggers like this: