Hi Abelala !

AbelalaTik..tok..tik..tik..jarum jam berdetik
Srek..srek..srek..suara jalanan terpapar lidi-lidi sapu Mak si Dini
Hoahem..lalala lalalala..terdengar suara lirih bernyanyi
Wow, ternyata Ahsan sudah bangun
Tapi seperti biasa begitu melihat Mama membuka mata langsung beralih menjadi uhu
Bisnis uhu selesai dalam 30 menit
Lalu Ahsan beranjak turun dan dengan tertatih ingin membuka pintu kamar
 

Cekrek
Pintu terbuka
Senyum terkembang di bibirnya
Si mata mengantuk tertatih menyusuri karpet
Melangkah menuju sinar matahari
Di beranda belakang

Ayam…!

Itu yang terucap dari mulutnya
Senyum kembali mengembang, menyambut 3 ekor patung ayam
Yang kehilangan telur-telurnya

Selamat pagi dunia, aku sudah bangun …
Tapi papa kemana yaa…
Naik sepeda dulu deh…

.:.

Hari ini aku sibuk sekali
Pagi-pagi Mama mengajariku makan sendiri
Hmh susah, apalagi aku dikasih sendok yang cekung, nyangkut deh di mulutku
Untung Mama segera menggantinya
Hmm, akhirnya aku disuapin juga siy sama mbak Sri
Mumpung Mama lagi menghilang ke dapur bikin perkedel buatku

Terus..terus… Tante Pus datang
Wah aku langsung ingin bermain dengannya
Aku ajak Tante mondar-mandir di sekeliling beranda belakang
Lalu saat Tante lengah
Aku berhasil membopong teko Mama dari dapur depan
Wah ternyata tidak panas seperti kata mbak Sri
Aku mau bawa terus kemana-mana
Asik, bentuknya lucu dan bundar
Aku suka
Teko..teko… siapa mau lihat, dipegang jangan
Soalnya aku lagi pegang

Terus lagi, Mama tidak jadi pergi
Katanya sudah ditinggal Eyang
Wah asiiik, aku jadi bisa bermain lebih lama dengan Mama
Aku ajak Mama naik ke tempat tidur
Tante Pus juga ikut
Lalu tiba-tiba Tante Pus menjerit “Awass itu…”
Kulihat ke arah yang ditunjuk Tante
Ohhh … “Hai Abelala” ujarku
Aku sama sekali tidak takut, walau Mama dan Tante terlihat pias
Itu kan sahabatku juga
Kakinya ada delapan
Banyak ya
hihihiy

.:.

Lalu setelah puas bermain dan berputar-putar di rumah
Aku haus dan ingin uhu
Aku duduk dipangkuan Mama sambil minum uhu kuputar mataku menjalari tembok
Wow Abelala datang lagi!
Kembali ku tersenyum padanya
Mami juga ikut nengok ke dinding
Wah kenapa Mami langsung loncat ya
Aku jadi rada-rada kaget niy
Tapi berhubung aku ngantuuuuuk
Aku cepat pulih dari kaget dan kembali minum uhu
Okay sampai disini dulu
Aku mau bobok siang

PS : Papy cepet pulang dooong hehe, kata Mbak SriTe sepi nih ga ada yang usil

Warta Foto :

Perburuan Kecoa 

December 10, 2006. Daily Affairs.

Leave a Comment

Be the first to comment!

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: