Huhaya kuku…

Beberapa hari berturutan ini Jakarta terguyur hujan yang cukup deras. Alhamdulillah, tidak terdengar banjir (well, gimana mau dengar Mi, kan ga pernah nonton tivi maupun baca koran!). Setiap hari Mami usahakan pulang tenggo jam 5, demi memberikan waktu istirahat yang mencukupi bagi semua pihak. Sayang sekali disemua usaha di kelima hari kerja, walaupun kami berhasil sampai ke rumah dengan selamat dan tak kurang suatu apapun kecuali punggung yang terasa mau patah, tidak satupun yang melalui proses yang mulus. Hari pertama hujan, liwat Kuningan, semua berjalan lancar bak jalan tol hingga kami mencapai Jatipadang. Hm, sampe rumah jam 7.45! Next, change route via Sudirman, again, mulus bak jalan tol hingga kami tiba di Karang Tengah, cet cet cet! Tiba di rumah kembali 7.45. The day after, we’re back to Sudirman, with strong will of not passing Karang Tengah. Apa mau dinyana, baru sampe Satrio saja sudah dihadang macet, habis lagi 45 menit disitu. Again, 7.30 at home ! The ballads goes on till Friday, which we managed to arrived home at 7.15 ! My …

Beruntunglah Mami, karena disepanjang perjalanan tidak kehilangan waktu bermain bersama Ahsan. Ahsan bagaikan obor penyala semangat di tengah hujan dan macet he he. Terus sibuk bernyanyi dan mencari-cari balon udara. Mau tau yang dinyanyikannya?
Tik..tik..tik..
Bunyi hujan
Di atas genting
Aiyya tuwun
Tidak teykiya
Hohaya kuku…

Lho San, hohaya kuku?
Hihi, rupanya maksudnya “cobalah tengok” :D
Lagu lain yang selalu dinyanyikan di mobil dengan semangat membara:
Balonkuuu adaa limmaaaa
Rupa-rupa warnanyaaaa
Hijau kunying kelabuuu
Meah muda dan biwuuu
Meletusy balon hijauw doww
Hatiku amat kacoww
Balonku tinggal empaaat
Kupegang eyat-eyaaatttt

Suatu hari kebetulan kita memang membawa salah satu balon koleksi Ahsan, hasil kumpul-kumpulin kalo kita sekeluarga ke PIM :D. Salah satu obsesi Ahsan adalah membuat balonnya meledak. Sampe sekarang sih belum berhasil hehe. Tapi karena tekanan udara yang berubah-ubah, akhirnya salah satu balon tersebut kempes juga. Seperti biasa Ahsan kasih komentar “Yaaa…” . “Iya San, balon Ahsan kempes lagi ya” kata Mami. Ahsan diem aja. Beberapa waktu kemudian, kedengeran deh doi nyanyi lagi dengan nada bait pertama lagu Balonku, “Balonku kimpes lagi… dowww” :D. Hekeke. San, bisa kena undang-undang hak cipta tuh, menggubah lagu tanpa ijin hehe.

April 29, 2007. Daily Affairs, Milestones.

One Comment

  1. ursulamyers13840 replied:

    Et apru00e8s on ne pourra mu00eame pas les laver les macud83dude09 Click https://twitter.com/moooker1

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback URI

%d bloggers like this: